20 Tampilan Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya

Tuesday, January 29th, 2019 - Tarian Adat

Tarian Adat Sulawesi Utara – Tarian adat Sulawesi Utara ini memiliki persamaan dengan jenis tarian adat Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan tarian daerah Sulawesi Selatan. Selain adanya persamaan, dari setiap tarian adat tersebut tentunya juga mempunyai perbedaan yang tidak dapat dibantah. Hal ini sekaligus juga mencerminkan tentang ciri khas dari kearifan lokal budaya setempat, yang harus elalu kita lestarikan. Lalu, apasajakah jenis tarian adat sulawesi utara itu? Berikut ini ulasan selengkapnya :

Tarian Adat Sulawesi Utara Maengket

Tarian Adat Sulawesi Utara Maengket

Jenis Jenis Tarian Adat Sulawesi Utara

  1. Tari Maengket

    1 Tari Maengket

    Tari Maengket

Pada zaman dahulu, nenek moyang masyarakat Minahasa ini memainkan tari Maengket dengan menggunakan gerakan-gerakan yang sederhana hanya pada saat sedang menanam padi. Kemudian, dalam perkembangannya saat ini tari Maengket telah mengalami kemajuan dan perkembangan pada setiap gerak tariannya, meskipun tidak meninggalkan keaslian tariannya terutama pada syair lagunya.

  1. Tari Tempurung

    2 Tari Tempurung

     Tari Tempurung

Tempurung ini mempunyai manfaat yang sangat  banyak, ada yang menggunakan sebagai mangkuk, nampan, cangkir, dan alat musik tradisional, seperti yang ditunjukkan pada jenis tarian adat ini. Cerita yang dicerminkan pada jenis tarian ini yaitu berupa penghargaan keluarga petani untuk setiap panenan kopranya. Biasanya, tarian ini akan dilakukan oleh pasangan pria dengan wanita.

  1. Tari Katrili

    3 Tari Katrili

     Tari Katrili

Tarian ini merupakan salah satu tari yang dibawa oleh bangsa Spanyol pada waktu mereka datang yang bermaksud untuk membeli hasil bumi yang ada di tanah Minahasa, berdasarkan cerita sejarahnya. Karena mendapatkan hasil panen yang banyak, mereka akhirnya menari-nari tarian Katrili.namun, ternyata tarian ini juga bisa dibawakan saat acara pasta perkawinan untuk kalangan masyarakat Minahasa.

  1. Tari Kabasaran

    4 Tari Kabasaran

     Tari Kabasaran

Jenis tarian adat ini kebanyakan akan dibawakan oleh kamu pria, yang dilengkap dengan senjata tajam yang berupa pedang atau tombak. Pada gerakannya, jenis tarian adat Kabasaran sangat identik dengan gerakan yang meniru perkelahian dari ayam jantan. Jessy Wenas seorang tokoh kebudayaan dari Minahasa menyatakan jenis tarian Kabasaran merupakan tarian adat untuk perang atau berfungsi untuk mengawal salah satu dari tokoh adat penting yang ada di Minahasa.

  1. Tari Tatengesan

    5 Tari Tatengesan

     Tari Tatengesan

Tari Tatengesan adalah tarian yang diangkat dari ceritera rakyat tentang sebuah desa Tatengesan oleh kelompok seni dan budaya yang ada di desa tersebut yang akhirnya diciptakanlah sebuah tarian adat yang berjudul tari Tatengesan.

  1. Tari Mane’e

    6 Tari Mane’e

     Tari Mane’e

Berdasarkan maknanya, tarian Mane’e berasal dari kata “See artinya Ya” atau setuju/sepakat, sehingga kata Mane’e diartikan sebagai ” Penangkapan ikan dengan secara tradisional melalui masyarakat yang bermusyawarah dan bermufakat dalam menangkap ikan dengan secara bersama – sama.

  1. Tari Gunde

    7 Tari Gunde

    Tari Gunde

Jenis tarian adat ini berupa kegiatan ritual agama yang berdasarkan dengan keyakinan masyarakat setempat. Namun seiring berjalannya waktu, kemudian jenis tarian ini menjadi jenis tari istana dan akhirnya menjadi milik para rakyat atau tari tradisonal Sangihe Talaud.

  1. Tari Lenso

    8 Tari Lenso

     Tari Lenso

Tarian adat ini pada umumnya akan di bawakan dengan secara ramai-ramai jika ada pesta, baik untuk acara pesta pernikahan, panen cengkeh, peringatan Tahun Baru maupun acara kegiatan yang lainnya. Penting untuk kita ingat, beberapa sumber menyebutkan, bahwa tari Lenso ini berasal dari tanah Maluku dan sumber lain juga menyebut jenis tarian adat ini berasal dari Minahasa. Terlepas dari semua itu, tarian ini sekaligus menjadi ajang pencarian jodoh bagi yang masih bujang, di mana pada saat Lenso atau selendang diterima menjadi tanda cinta diterima.

  1. Tari Tumatenden

    9 Tari Tumatenden

     Tari Tumatenden

Tarian adat ini mengisahkan tentang cerita rakyat yang berhubungan dengan sejarah (legenda) yang berlokasi di Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Cerita yang ada pada jenis tari ini terkait tentang seorang pertama yang bermukim ditempat itu yang kemudian dikenal sangat rajin dalam mengolah perkebunannya.

  1. Tari Uwela

    10 Tari Uwela

    Tari Uwela

Pementasan dari tarian ini pada umumnya hanyalah dilakukan jika ada acara-acara khusus, contohnya seperti pada saat mengerjakan kebun, penjemputan tamu dan lain-lain.

  1. Tari Mesalai

    11 Tari Mesalai

    Tari Mesalai

Tari Mesalai ini termasuk salah satu jenis tarian yang diangkat ke istana. Tarian yang dahulunya oleh kalangan masyarakat dijadikan sebagai salah satu sarana pemujaan dalam upacara penyembahan kepada Ghenggona ini menjadi jenis tarian istana dan diberi nama dengan Tari Gunde. Para penari Gunde ini terdiri dari putri-putri dari kaum bangsawan. Sedangkan untuk Mesalai yang lahir di lingkungan rakyat akan tetap menjadi milik rakyat.

  1. Tari Mokosambe

    12 Tari Mokosambe

    Tari Mokosambe

Tari ini diangkat dari cerita rakyat setempat yang mengisahkan tentang tujuh puteri atau bidadari yang turun dari khayangan yang berniat untuk mandi di suatu tempat pemandian yang ada disebuah lereng gunung Kamasaan Kecamatan Sang Tombolang Bolaang Mongondow.

  1. Tari Pasasanggarroma

    13 Tari Pasasanggarroma

    Tari Pasasanggarroma

Tari Pasasanggarroma ini diangkat dari ceritera masyarakat Talaud yang menggambarkan tentang sebuah tatanan kehidupan sosial dari masyarakat Talaud. Dikenal pada zaman dahulu mereka telah melakukan berbagai macam aktivitas yang didasarkan pada semangat kebersamaan. Pasasanggarroma ini sendiri memiliki arti yaitu saling memberikan tumpangan satu dengan yang lainnya. Jumlah pemeran Tari Pasasanggarroma terdiri dari 24 pasang (pria dan Wanita).

  1. Tari Pisok

    14 Tari Pisok

    Tari Pisok

Tari Pisok ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat Minahasa yang selalu hidup rukun, bekerja dengan secara gotong royong, energik dan juga lincah. Ada hal yang menarik, pada jenis tarian ini, karena kata Pisok ini didapat dan terinspirasi dari sebuah kehidupan burung pisok. Sedangkan burung Pisok ini sendiri merupakan burung yang sangat langka khususnya di Tanah Minahasa, yang sempat dijadikan filateli Indonesia.

  1. Tari Mahambak Batik

    15 Tari Mahambak Batik

    Tari Mahambak Batik

Tarian ini dimainkan bertujuan untuk merayakan rasa syukur atas rumah baru dan acara kegiatan yang lainnya. Rumah baru ini menjadi simbol yang penting bagi masyarakat setempat dan pada umumnya mereka akan membuat sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Tjenis tarian Mahambak Batik ini menjadi salah satu hiburan yang disajikan untuk menemani bersantap menu makanan yang telah disediakan.

Sekilas dari kami tentang tarian adat sulawesi utara yang penting untuk kita ketahui, sebagai salah satu bentuk cinta kita kepada budaya negara tercinta kita.

Tarian Adat Sulawesi Utara

Gambar Tarian Adat Sulawesi Utara

Gambar Tarian Adat Sulawesi Utara

Pakaian Adat Dan Tarian Adat Sulawesi Utara

Pakaian Adat Dan Tarian Adat Sulawesi Utara

Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya

Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya

Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Penjelasannya

Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Penjelasannya

Pictures gallery of 20 Tampilan Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya

  • Tarian Adat Sulawesi Utara Maengket
  • Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Penjelasannya
  • Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya
  • Pakaian Adat Dan Tarian Adat Sulawesi Utara
  • Gambar Tarian Adat Sulawesi Utara
  • 15 Tari Mahambak Batik
  • 14 Tari Pisok
  • 13 Tari Pasasanggarroma
  • 12 Tari Mokosambe
  • 11 Tari Mesalai
  • 10 Tari Uwela
  • 9 Tari Tumatenden
  • 8 Tari Lenso
  • 7 Tari Gunde
  • 6 Tari Mane’e
  • 5 Tari Tatengesan
  • 4 Tari Kabasaran
  • 3 Tari Katrili
  • 2 Tari Tempurung
  • 1 Tari Maengket
20 Tampilan Tarian Adat Sulawesi Utara Dan Keterangannya | budaya | 4.5